Total Tayangan Halaman

Pages - Menu

Kamis, 08 Oktober 2015

Final Fantasy VIII (Plot)

Lokasi

Peta dunia dari Final Fantasy VIII, menampilkan beberapa lokasi penting.
Lokasi Final Fantasy VIII terletak pada dunia fantasi yang tidak bernama dengan satu bulan. Planetnya mempunyai lima daratan yang paling besar, dengan Esthar, terbesar, menutupi hampir seluruh peta bagian utara.Galbadia, daratan terbesar kedua, terletak di sebelah barat, dan mempunyai banyak dari lokasi penting dalam permainan. Bagian paling utara adalah Trabia, dan peta kutub utara, Lokasi yang terletak di tengah terdapat Balamb, benua yang terkecil. Galbadia, benua terbesar kedua, terletak di barat, pulau dimana permainan dimulai. Dua benua yang tersisa lebih kecil dan terisolasi, mempunyai tanah berbatu yang diakibatkan oleh "Lunar Cry", even dimana monster jatuh ke planet dari bulan. Benua paling selatan termasuk archipelago dari daratan yang terpisah. Pulau dan markas penelitian laut adalah sisa bagian peta permainan, dan lokasi dunia di luar area permainan.
Sebagai bagian dari tema yang diinginkan oleh Yoshinori Kitase untuk memberi atmosfer asing pada permianan, desain yang bervariasi diberikan pada setiap lokasi menggunakan gaya lokasi internasional yang familierm dan juga menghadirkan atmosfer fantasinya. Inspirasinya berasal dari Mesir kuno dan arsitektur Yunani kuno, dari kota Paris,Prancis, dan masyarakat futuristik Eropa.

Karakter

Ada enam karakter yang dapat dimainkan pada Final Fantasy VIII adalah Squall Leonhart, seorang penyendiri yang fokus pada tugasnya; Rinoa Heartilly, seorang wanita muda yang mengikuti hatinya di segala situasi; Quistis Trepe, seorang instruktur yang serius, dan berkelakuan sabar; Zell Dincht, seorang pendekar bela diri dengan gairahnya pada seni bela diri dan hot dog; Selphie Tilmitt, seorang gadis yang bersemangat yang mencintai kereta dan menjadi pilot pesawat Ragnarok; dan Irvine Kinneas, seorang pria bertopeng. Karakter pendukung yang bisa dimainkan termasuk Laguna LoireKiros Seagill dan Ward Zabac, yang muncul pada adegan "flashback"(masa lalu), dan karakter antagonis Seifer Almasy, serta Edea Kramer.
Selama pra-produksi permainan, desainer karakter Tetsuya Nomura menyarankan permainan ini diberi nuansa "seperti sekolah". Penulis Skenario Kazushige Nojima sudah mempunyai ceria di pikirannya yaitu semua karakter utama mempunyai umur yang sama, dimasukkan dengan wujud akademi militer bernama "Garden". Nojima merencanakan ada dua kelompok grup yang akan dihadirkan dalam permainan (Grup Squall sekarang dan Grup Laguna Loire dari masa lalu) yang sangat kontras satu dengan yang lain. Ide ini bisa dilihat melalui usia dan pengalaman grup Laguna, dibandingkan dengan Grup Squall yang masih muda dan naif.
Squall gunblade "Revolver", seperti yang dilihat dalam pembukaan permainan.
Untuk membuat tema permainan yang mempunyai atmosfer asing, karakter didesain pada penampilan dan gaya Eropa. Karakter Final Fantasy VIII yang pertama dibuat adalah Squall. Penampilan Squall yang unik dan perannya sebagai karakter pusat, Nomura memberi ia bekas luka dari alisnya sampai pada hidungnya. Dengan tidak diberikan sejarah yang detail mengenai karakter, Nomura meninggalkan penjelasan untuk bekas luka Squal pada Nojima. Squall diberikan senjata gunblade, sebuah revolver fiksi–Pedang hibrid yang mempunyai fungsi utama sebagai pedang, dengan tambahan serangan melalui fitur getaran dari mekanisme revolvernya. Desain Karakter Squall diimplementasikan dengan bulu binatang sepanjang jaketnya, bekerja sama dengan Nomura menantangnya untuk mendesain Full Motion Video.
Nomura menyelesaikan penampilan seluruh karakter sebelum mereka mencapai tahap desain akhir, yang membutuhkan pengorbanan pada penampilan asli karakter. Secara Instan, Nomura menginginkan Seifer Almasy terlibat dalam cinta segitiga dengan Rinoa dan Squall. Sebagai contoh lain Quistis aslinya didesain dengan rok, tetapi pada akhirnya diberikan rok yang panjang. Rinoa memakai celana super mini, yang menimbulkan konflik. Sebuah kompromi dibuat dengan Desain Selphie; pada awalnya ia menggunakan semua, tetapi Nomura memutuskan pakaiannya harus dari dua kombinasi. Pada akhirnya ketika mendesain Rinoa, Nomura memutuskan untuk menghindari teknologi FMV dengan membuat Rinoa lebih "cute"(imut) dan mempunyai kepribadian yang unik, daripada membuatnya "sangat cantik".
Final Fantasy VIII mempunyai ilham dari beberapa desain Nomura sebelumnya, tetapi belum pernah digunakan pada permainan Final Fantasy. Desain ini adalah Edea, Fujin, dan Raijin. Dua paling akhir pada awalnya didesain untuk digunakan pada Final Fantasy VII, tetapi dengan penampilan dari karakter Turks pada permainan tersebut, dirasakan bahwa Fujin dan Raijin tidak terlalu penting. Nomura sudah membuat desain dari Edea sebelum pengembangan dari permainan Final Fantasy VII, berdasarkan pada gaya dari Yoshitaka Amano.

Cerita

Final Fantasy VIII dimulai ketika Squall sedang berduel dengan Seifer pada sesi latihan di luar akademi militer bernama "Garden". Dua kadet saling melukai wajah musuhnya dan kembali ke Garden untuk perawatan. Sementara itu prajurit dari region Galbadia menyerang Dollet, memaksa Dollet untuk merekrut murid Balam Garden yaitu "SeeD"-pasukan pembunuh bayaran elit dari Garden - untuk membantu. Seed menggunakan misi tersebut sebagai ujian lapangan untuk menentukan kelulusan kadet, dan dengan bantuan dari instruktornya, Quistis, Squall bergabung ujian pasukan SeeD bersama Zell dan Seifer. Di Dollet, Seifer meninggalkan timnya pada separuh perjalanan melewati misi, membuat Selphie menemani Squall dan Zell untuk beberapa waktu. Setelah misi, Seed menahan gerakan Galbadia; Squall, Zell, dan Selphie lulus menjadi status SeeD; dan Seifer di skors karena aksinya yang melawan perintah.
Singkatnya setelah kelulusan, Squall bertemu dengan Rinoa; yang penampilannya berseberangan dengan dirinya. Ditugaskan bersama dengan Zell dan Selphie untuk menolong The Forests Owl(pasukan anti-Galbadia), Squall belajar bahwa seorang penyihirbernama Edea mengendalikan kepentingan Galbadia. Dibawah perintah dari Galbadia Garden dan Balamb Garden, Squall dan teman-temannya bergabung dengan Rinoa, Quistis dan Irvine untuk menyerang Edea. Ketika menjalankan rencana tersebut, Squall dkk kalah dan gagal dalam misi. Squall dkk juga belajar bahwa Seifer telah meninggalkan Garden untuk menjadi kaki tangan dari Edea.
Murid dari Balamb Garden sedang bertarung dengan prajurit Galbadia.
Setelah itu, tim dibagi menjadi dua, keduanya dikendalikan oleh pemain dengan skenario terpisah. Grup Squall menghentikan konflik internal di Balamb Garden yang disebabkan oleh NORG pendukung finansial SeeD, sementara grup Selphie mempunyai misi untuk menghentikan misil yang akan menyerang Balamb dan Trabia Garden. Misil tersebut akhirnya diluncurkan memaksa Squall mengubah Balamb Garden menjadi benteng bergerak untuk menghindari misil, meninggalkan fasilitas sementara dan berlabuh sementara pada dermaga di Fisherman' Horizon. Sementara Squall sedang berunding dengan mayor kota, Galbadia menyerang untuk mencari gadis bernama "Ellone", yang telah tinggal di Garden dulunya. Galbadia tidak mampu menemuka Ellone; sebenarnya ia kabur menuju Esthar, kota yang mempunyai teknologi super. Kemudian, Ellone mengirimkan Squall dkk, pada seri flashback(masa lalu) yang diset pada 17 tahun yang lalu. Cerita masa lalu ini berpusat pada Laguna dan dua kawannya, Kiros dan Ward. Selama flashback, Laguna berubah dari prajurit Galbadia menjadi pelindung solo dari desa kecil, dan pemimpin dari gerakan separatis melawan Sorceress Adel sampai menjadi presiden dari Esthar.
Sementara itu, Squall berhadapan dengan konflik personal yang diisikan oleh pengembang permainan, seperti Kepala Sekolah Balamb Garden Cid menugaskan Squall sebagai pemimpin SeeD yang baru, dan intensitas cinta yang menguat dengan Rinoa. Selama penyelidikan pada reruntuha Trabia Garden, Squall dkk belajar mengenai kenangan bahwa Rinoa, Squall dan Seifer bersama-sama dibesarkan pada Orphanage yang dijalankan oleh Edea, kemudia mereka menderita amnesia karena efek samping dari penggunaan Guardian Force. Rahasia juga terungkap bahwa Cid dan Edea lah yang mendirikan Garden dan SeeD untuk menghancurkan penyihit jahat. Setelah hal kejadian ini terungkap, pasukan penuh dari Balam Garden melawan tentara Galbadia, dipimpin oleh Squall dan Seifer pada sisi yang berbeda. Setelah Balamb mengalahkan Galbadia, pemain akan belajar bahwa Edea mempunyai alat untuk penyihir terhebat disebut dengan "Ultimecia", yang tinggal pada masa depan dan berkeinginan untuk mengabungkan waktu menjadi satu; untuk alasan itu ia menginginkan Ellone. Pertarungan dengan Edea memaksa Ultimecia memindahkan energi kekuatannya kepada Rinoa, membuat Edea bisa selamat, tetapi membuat Rinoa menjadi koma. Squall kemudian terobsesi untuk membangunkan Rinoa dengan meminta bantuan pada Dr. Odine, ilmuwan yang tinggal di Esthar.
Squall dan Rinoa berpelukan.
Sementara Rinoa sedang dirawat di stasiun luar angkasa Esthar, Ultimecia menggunakan ia untuk melepaskan Penyihir Adel dari penjara di luar angkasa. Ultimecia memberi perintah pada Seifer untuk mengaktifkan fasilitasEsthar Lunatic Pandora, membuat hujan monster dari bulan yang akan mengirimkan peti penjara Penyihir Adel menuju planet. Setelah mendapatkan Adel sebagai tubuhnya, Ultimecia membuang Rinoa di luar angkasa. Squall menyelamatkannya dan kembali ke planet. Setelah itu, delegasi dari Esthar mengisolasi Rinoa karena takut akan kemampuan sihirnya, membuat Squall menyelamatkannya. Laguna meminta maaf karena insiden tersebut dan mengumumkan rencana Dr. Odine untuk membiarkan Ultimecia menguasai tubuh Rinoa dan menggunakan kekuatan Ellone untuk menggabungkan waktu, yang akan bisa membuat Squall dkk, melawan Ultimecia di eranya.Untuk melakukan ini, tim Squall harus memasuki Lunatic Pandora, mengalahkan Seifer dan Adel, dan membuat Rinoa memilik kekuatan sihir dari Adel. Penggabungan waktu dimulai, membuay Squall dkk bisa menuju era Ultimecia dan mengalahkannya.
Dengan kekalahan Ultimecia, dunia kembali normal; Squall hampir tersesat dalam arus waktu ketika dia melihat kejadian asal permainan. Ketika Ultimecia yang sedang sekarat menjelajahi waktu ke masa lalu untuk memberikan kekuatannya pada Edea, Squall memberitahukan Edea mengenai konsep dari Garden dan SeeD yang akan ia buat. Setelah itu ia kembali ke arus waktu dimana ia terjebak sampai akhirnya diselamatkan oleh Rinoa. Pada akhir permainan, Squall mencium Rinoa pada selebrasi kemenangan SeeD.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar